Apakah Blogging Masih Relevan di Era Video dan AI? Berikut kendalanya!

Kenapa Dunia Blogging Terasa Makin Sulit?

Menulis blog memang lebih mudah dibanding membuat video. Tidak perlu kamera, tidak perlu editing rumit. Dan meskipun sekarang zamannya video pendek, Google tidak pernah mengatakan kalau era blogging sudah berakhir. Faktanya, banyak orang masih suka menulis!

Tapi…Mengapa Blogging Kini Kurang Diminati?

Kebiasaan membaca memang mulai tergeser oleh kemudahan menonton. Orang-orang lebih suka mencari informasi lewat video daripada membaca teks. Bahkan di Jepang, negara yang terkenal dengan budaya membaca, kini tingkat bacaannya menurun tajam. Tapi ini bukan berarti generasi muda menjadi bodoh. Cara belajar mereka saja yang berubah: Dari membaca beralih menonton visual dan terbukti ilmu jauh lebih mudah di serap, lebih cepat dan lebih detail.


blogging di era AI, masih relevankah?

Masalah Utama Dunia Blogging Saat Ini

Sebenarnya blogging masih sangat berpotensi untuk membangun branding. Tapi masalahnya, platform blog seperti Blogger terasa makin rumit. Bahkan lebih sulit dibanding membuat channel YouTube atau akun TikTok. Atau bahkan jika kita memutuskan: Tinggal membuat konten dan viral di media media sosial dengan monetisasi! 

Contoh apa yang harus para pemula lakukan saat memutuskan blogging:

  • Harus memilih dan memasang template yang SEO-friendly
  • Perlu setting robot.txt secara manual
  • Harus kirim sitemap ke Google Search Console
  • Perlu mengatur banyak hal teknis seperti canonical URL, versi mobile, perayapan, dll

Belum lagi jika ingin terlihat profesional, kita harus membeli domain. Sayangnya, pengaturan domain ke blog tidak otomatis. Harus disetting manual dan sedikit saja salah, blog bisa tidak muncul di internet!

Semua Butuh Waktu & Ketelitian

Contoh nyata: pindah dari blogspot ke domain TLD (seperti .com atau .my.id) bisa memakan waktu berhari-hari untuk bisa tampil sempurna di Google. Dan kalau ada kesalahan setting, harus mulai dari awal lagi. Ini tidak terjadi pada saat saya vlogging dan membuat konten di Youtube, tinggal posting! Sisanya tugas platform.

SEO Blogger Juga Terasa Kuno

Setiap postingan blog harus dioptimalkan dengan SEO lama yang rumit: harus atur judul, deskripsi, heading, gambar, link internal, dan lainnya. Di zaman AI dan konten visual cepat seperti TikTok, metode ini terasa ketinggalan zaman. Heran sekali saya.

Kesimpulan

Saya merasa blogging saat ini seperti membuat kursi ukiran manual—indah, tapi makan waktu dan tenaga. Sementara di TikTok, saya bisa “produksi” ratusan kursi dalam waktu singkat, dan semuanya laku karena sesuai tren zaman sekarang. Saya juga tidak percaya selamanya orang bersikap idealis: Mempertahankan passion yang jelas jelas tidak lagi terlalu berguna ketika menjadi seorang blogger. Kecuali platform ini mau berubah, dan merombak sistem tua nan jadul ini menjadi lebih sesuai dengan zaman.

Penghasilan di blogging juga menurut pengakuan para blogger menurun drastis, sementara penghasilan para konten kreator di platform video meroket. Dan sepengalaman saya memang demikian. 

Bukti lain adalah fakta yang tidak terbantahkan: Banyak blogger senior telah menghilang alias mengundurkan diri. Ini tidak mengherankan karena platfrom blog memang terbilang sudah tua dan tidak banyak perubahan atau pembaharuan secara teknis. Masih saja rumit sedari dulu, padahal harusnya menjadi jauh lebih mudah.


FAQ (Pertanyaan yang Sering Ditanyakan)

Apa masih layak ngeblog di tahun 2025?

Masih, asal kita tahu cara optimasinya dan sabar dalam membangun trafik. Blog cocok untuk konten jangka panjang dan membangun kepercayaan.

Apa tantangan terbesar ngeblog saat ini?

Teknisnya rumit. Mulai dari SEO, setting domain, sampai tampil di Google semua butuh proses manual yang presisi.

Kenapa blog terasa lebih lambat dibanding TikTok atau YouTube?

Karena blog mengandalkan Google Search, bukan algoritma feed seperti di media sosial. Butuh waktu untuk indeks dan tampil di pencarian.

Apakah bisa sukses lewat blog?

Sangat bisa. Banyak yang sukses lewat blog, asal konsisten, paham SEO, dan punya nilai unik yang ditawarkan.

Apa saran terbaik untuk pemula blogger?

Mulailah dari yang sederhana. Fokus menulis konten berkualitas, pelajari SEO dasar, dan jangan terburu-buru beli domain jika belum yakin dengan teknisnya.

Comments

Popular posts from this blog

FREE! dua template unggulan editblog bulan ini

Apa itu wefluencer yang lagi viral di medsos?

Ai: Semakin canggih semakin halu